Jumat, 12 Maret 2010

Antam Siap Gandeng Pemda NTB Akuisisi Newmont

majalahtambang.com

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) siap bekerja sama dengan Pemda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengakuisisi 14% saham PT Newmont Nusa Tenggara program divestasi 2008-2009 senilai USD 492,8 juta.

Direktur Utama Antam Alwinsyah Loebis mengakui BUMN tambang itu sudah mendapatkan surat resmi penunjukan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk mewakili pemerintah guna penyelesaian pembelian 14% saham Newmont periode 2008-2009.

"Suratnya sudah kami terima kemarin sore. Isinya menegaskan agar Antam dapat melakukan pembelian saham divestasi Newmont yang menjadi hak pemerintah pusat. Pelaksanaannya bekerja sama dengan konsorsium perusahaan yang telah dibentuk oleh Pemda NTB," ujarnya semalam.

Hanya saja, tandasnya, soal skema kerja dan pembagian porsi saham senilai USD 492,8 juta itu akan dibicarakan bersama konsorsium PT Daerah Maju Bersaing (DMB)-perusda NTB dan PT Multi Capital Indonesia.

"Bagaimana keputusannya, tergantung hasil pembahasan dengan mereka. Hari ini kami akan bertemu untuk membahasnya sehingga bisa selesai sesuai batas waktu yang diberikan pemerintah sampai 12 November 2009," tutur Alwinsyah.

Sementara itu, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar mengatakan masing-masing pihak yaitu pemda NTB dan Antam sebagai wakil pemerintah pusat akan berbagi sama rata terhadap saham yang akan didivestasi, yang totalnya mencapai 31%. "Nanti masing-masing mengambil 15,5%," ujarnya di Jakarta kemarin.

Terkait soal penandatanganan sales and purchase agreement (SPA) saham senilai USD 492,8 juta itu, Direktur Jenderal Mineral, Batubara, dan Panas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Setiawan mengatakan diharapkan bisa dilakukan sebelum tenggat waktu 12 November 2009.

"Besok (hari ini) atau tepat pada 12 November, SPA untuk saham itu harus sudah ditandatangani. Pemda NTB tetap sebagai leader [pimpinan] pembelian itu dan bekerja sama dengan Antam (PT Aneka Tambang Tbk) yang sudah ditunjuk mewakili pemerintah pusat. Besok (hari ini) mereka akan bertemu untuk membahasnya," ujarnya semalam.

Hanya saja, tandasnya, soal skema kerja sama dengan porsi pembagian 14% saham itu tergantung kesepakatan antara Pemda NTB dengan BUMN tambang itu. "Hitung-hitungan pembagian sahamnya sudah ada, tetapi berapa pastinya, tanyakan saja sama Gubernur NTB atau Antam," tutur Bambang.

Sebelumnya, Pemda NTB siap mengambil porsi 14% saham Newmont itu bila pemerintah tidak mengeluarkan surat legitimasi untuk Antam bergabung dengan PT Multi Daerah Bersaing untuk mengakuisisi 14% saham pemilik tambang batu hijau program 2008-2009 tersebut. (bis/sam- www.esqmagazine.com)