Pembobolan Marak, ATM Chip Akan Dipercepat
Menyusul maraknya pembobolan dana nasabah di sejumlah bank melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Bali dan Jakarta, pihak bank akan mempercepat penerapan kartu ATM chip. Peraturan BI memang baru mewajibkan penggunaan chip untuk kartu kredit, namun dengan kejadian ini, proses perubahan ATM menggunakan chip akan dipercepat.
"Kebijakan menggunakan ATM chip akan dipercepat, kita tunggu saja," kata Kepala Kantor BI Makassar, Lambok A Siahaan, di Makassar, Selasa (26/1).
Lambok mengatakan, meski nanti ATM sudah menggunakan chip, namun prinsip kehati-hatian harus tetap dilakukan. Di Sulsel sendiri, menurut Lambok, belum ada laporan dari bank-bank ke BI terkait pembobolan ATM.
"Yang ada adalah kelalaian pemilik, yang ternyata pernah memberikan nomor PIN nya pada keluarga sehingga ada transaksi penarikan tanpa sepengetahuan pemilik rekening," ungkapnya.
Lambok mengatakan, proses pengalihan ATM biasa (magnetik) menjadi ATM chip akan dilakukan bertahap. Pembebanan biaya pun menurutnya tidak akan memberatkan nasabah. "Dengan adanya penambahan teknologi tentu ada penambahan biaya, tapi saya kira perbankan tidak akan membebankan pada masyarakat,’’ ujar Lambok.
Pada kesempatan yang sama, ahli Madya Kantor BI Makassar, Abdul Malik mengatakan, pengenaan chip pada ATM memang akan menambah biaya. Sementara saat ini, penabung yang terbanyak masih memiliki saldo di bawah satu juta bahkan banyak yang hanya ratusan ribu saja.
Selain penerapan ATM chip, untuk menghindari pembobolan dana nasabah di ATM, BI juga telah menghimbau agar petugas lebih sering dan secara rutin melakukan pemeriksaan ATM. "Jadi bukan hanya ke ATM kalau mau mengisi uang di mesin saja, tapi lebih sering melakukan kontrol dan memeriksa ruangan, terutama mesin-mesin ATM yang ada di luar bank," ujarnya.
Selain itu, pihak BI Makassar, menurut Abdul Malik, telah berkoordinasi dengan Polwiltabes Makassar untuk mengerahkan pasukannya memantau mesin-mesin ATM di luar kantor bank. "Ada 420 ATM di seluruh wilayah Makassar, Maros dan Gowa. Kita harap aparat polisi bisa melalukan patroli rutin saat melewati ATM yang ada," ujarnya. (rol/sym)

