Jumat, 12 Maret 2010

Spiritual Journey

Sabar Menjalani Cobaan

Aku tidak pernah membayangkan hal ini akan terjadi. Tidak padaku. Seharusnya, saat itu aku bersama beberapa teman berada di Hong Kong. Namun, karena terlanjur berjanji untuk memperingati malam Nisfu Sa’ban di rumah seorang kerabat, aku pulang. Aku tidak ingin mengecewakan orang, terlebih mengingkari janji. Jadi, aku pulang dan menyiapkan kebutuhan konsumsi.

Loretta Danilea: Allah Begitu Dekat dan Melindungiku

Nama saya Loretta Danilea Pramadianto, alumni ESQ Profesional Angkatan ke-18, Jakarta. Saya dikaruniai dua orang anak laki-laki bernama Vitto, 9 tahun, dan Rava, 3 tahun. Suami saya bernama Pramadianto.

Ikhlas Melepas Putra Tercinta

Sebagian orangtua sibuk bekerja demi kehidupan yang layak bagi anaknya. Sebagian dari mereka meninggalkan anaknya dari pagi hingga petang, bahkan selama berbulan-bulan. Anak yang diamanahkan Allah pada mereka pun telah tumbuh dewasa. Hingga pada suatu saat, Allah menjemputnya, tanpa ada orangtua di sampingnya.

Cut Putri: Diselamatkan Allah dari Tsunami di Aceh

Kedahsyatan bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam 26 Desember 2004 lalu, yang kita lihat di televisi, adalah hasil rekaman video amatir Cut Putri, gadis Aceh kelahiran Papua yang menamatkan kuliah di Fakultas Kedokteran di Universitas Padjajaran Bandung.

Hantaman Meraih Sepenggal Bahagia

Sehari-hari Indah Juanita dikenal sebagai sosok tangguh yang senantiasa ceria. Namun tak urung bola mata wanita kelahiran Bandung 18 Juni 1962 ini berkaca-kaca saat bercerita tentang pengalamannya dan kasih sayang kedua orangtuanya. Kasih yang berpendar bagai cahaya lembut, tak terasa menembus tulang sumsumnya.

Sarah Mukri: Ikhlas dengan Kanker

Penyakit datang bertubi-tubi. Mulai dari kanker payudara hingga kanker hati.  Tidak kurang dari 46 kali aku berhasil menyelinap dari tempat perawatan untuk datang ke training ESQ. Vonis dokter membuat dadaku terasa sesak. Sejenak aku terdiam sambil duduk di kursi di hadapan dokter. Setelah melakukan pemeriksaan berkali-kali, ia mantap mengatakan bahwa aku menderita batu ginjal.

Mukandaryanto: Kanker Mendekatkan Saya pada Allah

Pengalaman spiritual Mukandaryanto, Kapten Pilot Airbus A330 Garuda Indonesia yang mengidap penyakit kanker ganas. Ketika sedang berada di puncak kariernya sebagai pilot profesional yang telah berpengalaman selama 27 tahun dengan jam terbang 17.000, Allah menentukan lain dalam garis hidupnya.

Daeng Nurjamal: Uang Semir Jadi Madrasah

Tiga tahun jadi pejabat sementara, Daeng Nurjamal belum bisa menyejahterakan 12 orang guru honorer. Uang SPP hanya Rp 6.000,- per siswa tiap bulannya. Madrasah yang dipimpinya sempat rusak berat.

Sindikasikan konten