Happy Bone Zulkarnain: Dengan ESQ, Politik Menjadi Mulia
"Ada satu niat baik, ada program bagus, dan ini positif sekali. Seperti yang dikatakan Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, semuanya yang dilakukan akan bermanfaat kalau memang punya nilai-nilai moral. Dan apa yang dilakukan ESQ itu bukan hanya nilai-nilai moral, tapi membedah diri kita supaya bisa mengoreksi diri."
Hal ini dikemukakan Happy Bone Zulkarnain yang merupakan mantan anggota DPR RI periode 2004-2009 dan juga sekaligus alumni ESQ, ketika ditemui di Gedung Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (13/11).
Happy Bone mengatakan, bagi anggota DPR yang mengikuti training ESQ pada 28-29 November 2009 sangat berutung, karena manfaat training ini luar biasa sekali bagi dirinya, partainya, DPR, dan bangsa dan negara. Kenapa demikian, karena anggota DPR bertugas mengontrol pemerintah, melakukan legislasi, dan membuat budget negara.
Ini semua adalah keputusan-keputusan politik. Konsekuensi logis dari keputusan politik memiliki efek yang sangat besar bagi bangsa dan negara. Jika DPR melaksanakannya dengan berbasis nilai-nilai 165, maka akan mendapatkan hidayah yang luar biasa.
"Orang beranggapan politik itu kotor, dengan masuk ESQ, politik menjadi mulia. Sebab apa yang dilakukan betul-betul untuk kemaslahatan orang banyak dan mempunyai nilai di dunia dan akhirat," katanya yang juga sebagai Sekjen Partai Golkar ini.
Tambahnya, undangan DPR RI untuk mengikuti training ESQ sangat penting, terutama bagi para pemimpin bangsa. Pelatihan ini seperti gayung bersambut.
"Nah, sentuhan-sentuhan seperti ini adalah hidayah. Jadi kalau anggota DPR sudah diminta tapi tidak datang itu tandanya belum mendapat hidayah. Jika ingin mendapat hidayah tidak perlu dibujuk dan dipaksa. Dia tahu ini bermanfaat, maka ketika ada program training ESQ dia akan sambut," paparnya. (tino - www.esqmagazine.com)
Baca juga...
- KH Abdul Halim: Banyak Muslim Keluar dari Karakternya
- Hasyim Irianto: Efektifkan Kinerja Polisi Melalui ESQ
- Muhammad Sulaiman Joenoes: Dari Narkoba ke Aktivis Sosial
- Khoirul: Bahagia dengan Memberi
- Idris Sasmita: ESQ Membantu Mengolah Perasaan
- Awi Cheng Ho: Menyampaikan Kebenaran dengan Motor
- Mulyadi: Bahagiaku dengan Memberi
- Baedhowi: Pendidikan Moral Itu Harus Berkelanjutan
- Dude Harlino: ESQ Bangkitkan Semangat Nasionalisme
- Ongki W. Dana: Ingin Kembali kepada Tuhan
-
3 hari 22 jam yang lalu
-
6 hari 10 jam yang lalu
-
1 minggu 10 jam yang lalu
-
1 minggu 2 hari yang lalu
-
1 minggu 3 hari yang lalu
-
2 minggu 7 jam yang lalu
-
2 minggu 2 hari yang lalu
-
2 minggu 4 hari yang lalu
-
2 minggu 5 hari yang lalu
-
2 minggu 5 hari yang lalu


Komentar
Kirim komentar