Kamis, 17 Desember 2009

Keamanan Afghanistan Memburuk, Staff PBB Dievakuasi

dailynews365

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan akan mengevakuasi staf asing yang dianggap tidak diperlukan untuk keluar dari Afghanistan. Hal ini dilakukan makin memburuknya kondisi keamanan di Afghanistan. Hal itu menjadi pukulan dalam upaya Barat untuk menstabilkan negeri itu.

Juru Bicara Aleem Siddique mengatakan PBB akan merelokasi sekitar 600 dari sekitar 1.100 stafnya. Beberapa akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman di Afganistan dan sisanya ditarik dari negara itu.

"Kami tetap berkomitmen untuk menjamin bahwa semua program dan aktivitas kami diteruskan. Namun, menyusul beberapa peristiwa minggu lalu, kami perlu mengevaluasi bagaimana kami dapat menjamin staf kami meneruskan program dan aktivitas itu, namun di saat yang sama melindungi keamanan mereka," kata Siddique.

Dan McNorton, juru bicara PBB  membenarkan hal tersebut. "Sekitar 600 staf non-Afghan akan dipindahkan sementara,". Namun, staf yang dianggap penting akan dipertahankan.

Hampir sebanyak 600 staf akan meninggalkan Afghanistan, meskipun sebagian kecil di antara mereka akan dipindahkan ke wilayah lain di Afghanistan.

Keputusan ini akan dikaji secara reguler dan diperkirakan efektif dalam beberapa pekan mendatang. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menggelar pembicaraan dengan penasihat keamanan di Kabul awal pekan ini, membahas serangan ke losmen di dekat Kabul yang menewaskan lima pekerja PBB.

Obama diharapkan dalam beberapa minggu ini memutuskan apakah akan menyetujui permintaan komandannya di Afganistan untuk tambahan puluhan ribu pasukan.

Tentara Amerika di Afganistan telah meningkat dua kali lipat dalam sembilan bulan sejak Obama memimpin. PBB mengatakan evakuasi itu tidak akan mengganggu operasinya di negara itu. (oke/tmp/jko- www.esqmagazine.com)

Komentar

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
2 + 0 =
Selesaikan soal berhitung sederhana ini.