NATO Incar Cina, India, dan Rusia
Kesadaran untuk menjalin erat tali kerjasama menjangkiti tubuh NATO. Hal itu terungkap saat Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen meminta NATO meningkatkan hubungan dengan negara-negara seperti Cina, India, dan Rusia.
Rasmussen juga mengusulkan agar pakta pertahanan ini diubah menjadi forum konsultasi keamanan global. Rasmussen menyampaikan usulan ini dalam konferensi keamanan di kota Munchen di Jerman.
Wartawan bidang keamanan BBC Nick Childs mengatakan selama ini kerja NATO terfokus ke Afghanistan dan ini bisa dipahami karena ada persoalan yang harus diselesaikan.
Sekjen NATO mengatakan pelajaran yang dapat diambil dari Afghanistan di antaranya adalah perlunya kerja sama dengan beberapa negara di luar NATO.
Rasmussen menegaskan terdapat 16 negara bukan anggota NATO yang mendukung misi militer pimpinan NATO di Afghanistan.
Salah satu di antaranya adalah Pakistan. Tetapi Rasmussen juga mengusulkan hubungan yang lebih erat dengan negara-negara lain.
Peran baru
"Afghanistan yang stabil penting bagi India dan Cina. Kedua negara ini bisa membantu Afghanistan. Demikian juga dengan Rusia," ujar Rasmussen.
Dalam kesempatan ini ia bertanya apakah akan ada dampak negatif dari peningkatan hubungan NATO dan tiga negara tersebut.
Rasmussen mengatakan untuk bisa mengatasi ancaman keamanan modern, harus ada keterlibatan para pemain utama dunia secara lebih aktif dan sistematis. Untuk bisa mewujudkan harapan ini, NATO harus menjadi pusat jaringan kemitraan dan konsultasi keamanan.
Dalam menjalankan fungsi ini, jelas Rasmussen, bukan berarti NATO nantinya akan bersaing dengan PBB.Namun tetap saja ada pihak yang bertanya-tanya, apakah dengan usul ini NATO mencari peran baru di masa depan.
Bercermin dari ide Rasmussen ini, tampaknya peran NATO ke depan akan lebih bersahabat: merangkul sebanyak mungkin Negara-negara yang dapat memberikan sumbangsih bagi keamanan dan perdamaian dunia. Peran baru yang bertujuan meningkatkan ikatan kerjasama di antara Negara-negara di dunia. (kmp/erw)
Baca juga...
- Kebakaran Besar Gara-gara Pegolf Ceroboh
- Indonesia Ikuti MTQ Internasional ke-9 di Tunisia
- Obama: Perang Irak Telah Berakhir
- Pekerja Muslim di Italia Dilarang Puasa
- Kepolisian Meksiko Pecat 3.200 Personel
- Restoran Kanibal Ala Berlin
- Kelaparan, Gajah Makan Tas Pengunjung
- Kerja Paksa untuk Mantan Presiden
- Ada Pintu Neraka di Uzbekistan
- Karena Tersandung, Kota Tua Ditemukan
-
1 hari 1 jam yang lalu
-
2 hari 23 jam yang lalu
-
4 hari 11 jam yang lalu
-
1 minggu 22 jam yang lalu
-
1 minggu 3 hari yang lalu
-
1 minggu 5 hari yang lalu
-
1 minggu 5 hari yang lalu
-
1 minggu 5 hari yang lalu
-
1 minggu 6 hari yang lalu
-
2 minggu 59 menit yang lalu


Komentar
Kirim komentar