Depo Pertamina di Mataram Terbakar
Tangki penyimpanan Premium di Depo Pertamina Ampenan terbakar, kebakaran tersebut diduga karena ada kebocoran saat tangki dikosongkan. Akibatnya, sejumlah SPBU di Kota Mataram diserbu para pengendara.
"Kita belum tahu persis kebakaran bisa terjadi, keungkinan berasal dari mesin pompa saat tangki sedang kami kosongkan," ujar Kepala Depo Pertamina Ampenan M. Suherman.
Menurut dia, tangki nomor 3 yang terbakar itu terakhir dicek rutin setahun lalu. Namun, pihaknya menengarai, tangki bocor karena air pelindung yang terisi pada dinding tangki selalu berkurang drastis.
Api pertama kali terlihat di dekat pompa alkon, sehingga diupayakan pemadamannya agar tidak melebar ke terminal penampung premium, solar maupun kerosine (minyak tanah) karena letak bak penampung utama premium dengan terminal penampung hanya berjarak sekitar lima meter.
Herman memastikan, meskipun terjadi kebakaran pasokan BBM untuk pulau Lombok tak akan terganggu. Tiap hari kebutuhan premium di Lombok mencapai 650 kiloliter.
"Yang pasti, pasokan masih aman. Tidak ada masalah. Jam dua ini, pasokan ke SPBU sudah normal kembali," katanya.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah SPBU di Kota Mataram diserbu para pengendara. Bahkan, antrian melebar hingga ratusan meter luar area SPBU.
Para pengendara khawatir premium akan langka, menyusul kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Ampenan. (ant/dtk/jos – www.esqmagazine.com)
